WISUDA KE X PGTKI & PENDIDIKAN DAKWAH

Posted by balebat | PGTKI, Pendidikan Da'wah | Thursday 22 May 2014 10:10 am

Sesuai dengan Kalender Akademik Pendidikan Da’wah Ar-Risalah dan PGTKI Islam Ar-Risalah bahwa Wisuda untuk mahasiswa akan dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal : Minggu, 22 Juni 2014, Waktu : 07.30 – 12.00 WIB, Tempat : AULA MANUNGGAL “Komplek Zeni “ Jl. Raya Bogor Km.27 Pekayon Pasar Rebo Jakarta Timur

Info Pendidikan Dakwah

Posted by balebat | Pendidikan Da'wah | Friday 6 September 2013 9:48 am

PENERIMAAN MAHASISWA PENDIDIKAN DAKWAH TAHUN AJARAN 2013/ 2014

Yayasan Ar-Risalah yang istiqamah dalam gerakan dakwah, kembali membuka pendaftaran Mahasiswa baru Pendidikan Dakwah, tahun pelajaran 2013 – 2014, dengan ketentuan umum sebagai berikut :

Info Lebih Lengkap Silahkan Klik di Sini

Pembukaan Majelis Taklim

Posted by balebat | Info Yayasan, Majlis Ta'lim, Pendidikan Da'wah | Thursday 13 September 2012 8:41 am

Untuk meningkatkan pengetahuan agama islam, serta mempererat silahturahmi, kami selaku pengurus Majelis  Ta’lim Ar-Risalah ingin menginformasikan bahwa kegiatan pengajian Ta’lim Ar-Risalah sudah mulai dibuka kembali tanggal 03 September 2012.
Berikut Jadwal terlampir :

Majelis Ta’lim (IBU)

  • Tingkat I    : Senin & Kamis (08.00 – 10.00)
  • Tingakt II    : Senin & Kamis (10.00 – 12.00)
  • Tingkat III    : Senin & Kamis (14.00 – 16.00)

Majelis Ta’lim (BAPAK)
Diadakan setiap hari Selasa (malam rabu) pukul  20.00

Semoga dengan diadakannya pengajian ini semakin mendekatkan diri kita kepada Allah swt, dan menjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik. Amin yaa robbal alamin

Kajian Dakwah

Posted by admin | 5 Kajian Agama | Wednesday 11 April 2012 10:14 am

APLIKASI DAKWAH MASAKINI

A.    MERESPON GLOBALISASI

…..Selaku Da’i harus mampu menghadapi era globalisasi secara terbuka dan janganlah menutup diri dari hal-hal yang serba baru, karena zaman selalu berubah. Maka metode dan teknik Dakwahnya harus mampu mengikuti perkembangan zaman.

…..Jumlah umat Islam di dunia ini kurang lebih 1,5 milyar, justru Negara yang jumlah umat Islamnya terbesar adalah Indonesia, yaitu lebih dari 200 juta manusia. Jika umat Islam sebesar itu tidak di bina dengan Dakwah, maka umat islam dapat di pastikan sebagai umat jahiliyah dan tertindas oleh globalisasi yang terus bergulir dengan begitu cepat.

…..Menghadapi hal tersebut di atas, para Da’i harus cepat tanggap dan menyikapinya dengan mengembangkan misi Dakwah yang sesuai dengan tuntutan zaman.

Hal-hal yang perlu di persiapkan oleh Da’i dalam menghadapi era globalisasi  antara lain sebagai berikut

  1. Selalu menambah wawasan baru dan pengetahuan baru yang berkembang di masyarakat
  2. Mendiskusikan hal-hal yang baru dengan orang-orang yang lebih pandai
  3. Memahami dan menganalisa informasi-informasi media massa seperti surat kabar, majalah, televisi, radio, internet, dan lain-lain.
  4. Aktif mengikuti ceramah, seminar, diskusi atau yang sejenisnya, baik langsung atau melalui massa media.
  5. Mengantisipasi penyimpangan-penyimpangan yang di akibatkan oleh globalisasi dengan menggunakan standar ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis Rasul.

B.    PENGARUH KEBUDAYAAN BARAT

…..Sudah sejak lama barat menghendaki agar Islam hancur dan tidak berkembang. Mereka melakukan berbagai macam gerakan yang dapat merusak Islam mulai dari penghasutan sampai perang fisik. Akan tetapi perang fisik itu tidak membwa hasil yang optimal, bahkan banyak merugikan mereka sendiri. Kemudian saat ini mereka banyak melakukan propaganda dengan menggunakan perang pemikiran, yang di kenal dengan sebutan Ghozwul Fikri.

…..Ghozwul Fikri (perang pemikiran)adalah upaya kelompok non muslim (barat) yang hendak menghancurkan Islam dengan cara menghancurkan pola pikir umat Islam tanpa kontak senjata / perang, dengan tujuan agar umat islam mau mengikuti cara dan gaya hidup (millah) mereka.

Orang-orang yahudi dan orang-orang nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti millah mereka. (QS. Al-Baqarah ayat 120)

…..Mereka melakukan berbagai macam cara untuk menghancurkan umat Islam dari berbagai sisi kehidupan, antara lain :

  1. Bidang Ideologi Politik
    Misalnya : menggiring masyarakat agar mempunyai opini bahwa barat adalah paling baik dalam berbagai bidang kehidupan, sehingga perlu di jadikan uswah hasanah bagi dunia.
  2. Bidang Ekonomi
    Misalnya : dengan dalih memberikan bantuan ekonomi, padahal hakekatnya mengikat kebebasan. Mereka meminjamkan uang dengan syarat-syarat politik. Boleh uang dipinjamkan asal si A menduduki jabatan ini dan B menempati posisi itu.
  3. Bidang social budaya
    Misalnya : mereka menyuguhkan beribu busana yang membuka aurat. Akibatnya generasi muda Islam semakin jauh dengan busana muslimah karena nilainya tidak trendy.
  4. Bidang aqidah dan syari’ah
    Misalnya : mereka menyalah tafsirkan toleransi antar umat beragama. Mereka mengundang umat Islam untuk merayakan natal, valentine day, dan lain-lain, umat Islam yang tidak mau hadir dinilai kurang toleransi.

C.    BENTUK PENGARUH GLOBALISASI

…..Globalisasi yang di pimpin oleh orang-orang barat untuk menghancurkan Islam dilaksanakan dengan berbagai macam bentuk, dan yang paling menonjol terdiri dari dua aspek yaitu :

  1. Aspek Food (makanan dan minuman)
    …..Food, dimana semua orang mngkonsumsi  makanan yang sama sehingga lupa makanan aslinya, bahkan tidak peduli lagi halal dan haram. Contoh seperti misalnya makanan hotdog, hamburger, friedchiken, dunkin donuts, yang bersumber dari barat, telah merebak keseluruh penjuru dunia, maupun plosok-plosok yang terpencil. Misalnya hamburger yang berada di barat sama rasanya dengan hamburger di Indonesia, bahkan di desa kecilpun sudah bertebaran.
  2. Aspek hiburan dan pakaian
    …..fashion, dimana mode barat sudah merajalela ke setiap plosok, sehingga walupun mereka berpakaian namun tetap terbuka aurat-nya.

    …..
    Fun, kini remaja muslim keranjingan hiburan-hiburan yang kering dari nilai-nilai Ilahiyah, sehingga menjadikan penyanyi barat menjadi idola dan melupakan tokoh-tokoh pejuang Islam.

    …..
    Globalisasi terjadi juga di bidang seksual, kepercayaan agama dan nilai-nilai yang keseluruhannya mengandung nilai thaghut. Nilai-nilai taghut ini akan berbenturan dengan nilai Islam sehingga kepribadian umat Islam menjadi pecah.

    …..Serangan ghozwul fikri yang sangat gencar serta dampak negative globalisasi telah menggeser sikap mayoritas muslim ke arah materialistis (hubbdud dunya) yang mengukur kemajuan seseorang dari sisi harta. Sehingga dalam hal pendidikan para orang tua mengabaikan pendidikan Al-Qur’an yang dianggap kurang menunjang materi. Sikap seperti ini di utarakan dalam Al-Qur’an surat Al-Furqan ayat 30 :

Berkata rasul (Muhammad Saw), ya tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini sesuatu yang tidak perlu di perhatikan.(QS. Al-Furqan ayat 30)

…..Untuk mengkonter perang pemikiran dan menangkal dampak negative globalisasi ini, umat Islam harus di bekali dengan pengetahuan dan pemahaman-pemahaman tentang Al-Qur’an lantas mengamalkannya secara bertahap dan disinilah peranan para Da’i untuk mengatur dan mengetuk hati nurani kaum muslimin. Apabila umat Islam jauh dari Al-Qur’an dan ajaran Nabi Muhammad SAW, maka tidak mustahil umat Islam akan berkeprbadian barat (Yahudi dan Nasrani, materialistis dan individualisme).

…..Keberhasilan barat dalam mempengaruhi masyarakat karena di tunjang oleh teknologi komunikasi yang sangat tinggi sebagai alat Informasi dan propaganda. Media televise baik nasional maupun televisi internasional sangat besar peranannya dalam membentuk opini masyarakat.

…..
Anak-anak kita lebih akrap dengan tokoh-tokoh kartun remaja kita lebih mengidolakan bintang-bintang film dan orang-orang dewasa lebih merasa modern mengikuti gaya hidup barat. Ini semua dipengaruhi oleh media massa, baik cetak maupun elektronik yang disuburkan dengan lingkungan yang tidak Islami.

…..
Dampak dari gelobalisasi sudah sangat meprihatinkan, sehingga para Da’i harus mampu mengantisipasinya dengan melaksanakan Dakwah dengan menggunakan teknologi yang memadai dan dengan menggunakan cara yang menarik, tanpa menghilangkan hokum-hukum yang berlaku dalam Islam. Untuk mengaplikasikan Dakwah pada masa kini, para juru dakwah tidak boleh lagi melaksanakan dakwahnya dengan cara fardiyah (individual) akan tetapi perlu dengan jam’iyyah (kebersamaan). Ada beberapa metode dan teknik Dakwah yang perlu di pahami dan dipersiapkan serta dilaksanakan oleh para juru Dakwah secara jam’iyyah, antara lain sebagai berikut :

  1. Dakwah konvensional
    a. Dakwah bil Lisan, yaitu melalui ceramah yang menarik, silaturahmi, pengajian, pembinaan dan yang sejenisnya
    b. Dakwah bil hal, yaitu melalui sikap, perbuatan yang baik, membantu kebutuhan, menolong atas kesulitan dan yang sejenisnya.
  2. Dakwah Modern
    …..
    Dakwah modern yang dimaksud adalah Dakwah dengan menggunakan teknik dan metode yang lebih efektif yang di tunjang dengan perkembangan teknologi, yang lebih luas jangkauannya dan menyenangkan bagi audiens. Dakwah modern ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain sebagai berikut :
    a. Melalui seni (music, theater, sinetron, film, lukisan dan yang sejenisnya)
    b. Melalui media cetak (surat kabar, majalah, bulletin, karikatur, kaligrafi, dan yang sejenisnya)
    c. Melalui media elektronik (radio, televisi, internet, hand phone, dan yang sejenisnya)

    …..
    Perkembangan teknologi perlu dimanfaatkan oleh juru Dakwah untuk menyampaikan misi dakwahnya. Di sinilah kreatifitas juru Dakwah sangat di butuhkan. Wawasan juru Dakwah sangat diperlukan dan pengembangan potensi Dakwah menjadi kemestian.

Info

Posted by admin | 0 Info | Monday 5 April 2010 9:56 am

LEMBAGA DAKWAH AR-RISALAH

MEMBINA UMAT BERKUALITAS

Sarana untuk :
Mengembangkan potensi muballigh / muballighot
Meningkatkan taqorrub kepada Allah SWT
Membina kader dakwah yang berkualitas
Memahami ajaran islam secara kafah
Mempelajari Al-qur’an dengan tartil
Mensyiarkan syariat Islam

PROGRAM LEMBAGA DAKWAH

Mendirikan Korps Muballigh
Mengkaji kitab Riadhus solihin
Mengkaji kitab Ihya Ulumuddin
Menyelenggarakan Majlis Taklim
Menyelnggarakan Pendidikan Dakwah
Lengadakan pembinaan Khotib dan Imam
Mengadakan kegiatan Istighotsah Ihsaniyah
Menyelenggarakan penataran menejemen Masjid

  • Jika anda ingi memahami ajaran Islam dengan benar dan baik, ikutilah program di lembaga dakwah Ar-Risalah
  • Jika anda ingin menjadi muballigh yang berkualitas, ikutilah kegiatan lembaga dakwah Ar-Risalah
  • Jika anda ingin memahami kitab salaf (kuning), ikutilah program kegiatan di lembaga dakwah Ar-Risalah

Waktu kegiatan

Setiap Hari (Ahad s/d Senin)

Pagi (pukul 08.00 s/d 12.00 wib)

Siang (pukul 14.00 s/d 16.00 wib)

Malam (pukul 20.00 s/d 22.00 wib)

KAMPUS PUSAT

Jl. Raya Bogor Km. 26 No. 10 Ciracas Jakarta Timur
Telp. (021) 8770 1801 fax. (021) 877 3294
e-mail: admin@arrisalah-online.com, www.arrisalah-online.com

MUDAH DI JANGKAU TRANSPORTASI 24JAM

Mukaddimah

Posted by admin | 1 Muqodimah | Monday 5 April 2010 9:39 am

MUKADDIMAH

  1. Bahwa bangsa Indonesia mayoritas beragama Islam, dengan tingkat pemahaman dan pengamalan yang berbeda-beda. Justru realitanya kelompok umat Islam yang awam masih jauh lebih besar dari pada yang memahami Islam dengan baik. Bahkan tidak sedikit yang Islamnya karena keturunan dan hanya sekedar formalitas saja. Akibatnya ditengah-tengah masyarakat yang mayoritas muslim, akan tetapi kondisinya sangat tidak Islami.
  2. Bahwa perkembangan zaman yang di dorong oleh kemajuan teknologi menghantarkan kepada era globalisasi. Dampak positifnya memang ada akan tetapi akibat negatifnya lebih besar, kemaksiatan dan kemungkaran semakin meningkat.
  3. Bahwa kondisi tersebut diatas harus disikapi secara maksimal dengan cara mengoptimalkan harokatud Dakwah, atau gerakan dakwah secara kolektif.
  4. Yayasan Ar-Risalah yang komitmen terhadap dakwah Islamiyah mendirikan LEMBAGA DAKWAH, untuk menciptakan kader-kader dakwah yang berkualitas tersetruktural dan sistematis melalui program PENDIDIKAN DAKWAH.
  5. Bahwa kader Dakwah Ar-Risalah diharapkan dapat mensyiarkan Islam secara sistematis, tersetruktur dan Istiqomah untuk mengatasi persoalan-persoalan tersebut diatas.

V I S I

Menciptakan kader dakwah yang berkualitas untuk mensyiarkan agama Islam Ala ahlussunnah Wal Jama’ah, menegakkan amar makruf nahi munkar sebagai Rahmatan Lil Alamin.

M I S I

  1. Mendidik mahasiswa untuk dapat memahami Islam secara kaffah (totalitas).
  2. Membimbing mahasiswa untuk dpat mengajak masyarakat kepada jalan yang diridhoi Allah Swt.
  3. Membina mahasiswa agar mampu menyampaikan ajaran Islam dengan maksimal.
  4. Mengembangkan potensi mahasiswa agar menjadi guru dakwah yang professional.

TUJUAN

  1. Membentuk kelompok dakwah yang tersetruktur dan terprogram agar dapat melaksanakan dakwah dengan efektif.
  2. Menciptakan kader dakwah untuk dapat menjadi da’I bagi dirinya, keluarganya, lingkungannya dan masyarakatnya.
  3. Mensosialisasikan program Ar-Risalah agar dapat dipahami oleh masyarakat dan bermanfaat bagi umat.

SASARAN

  1. Sasaran utama program Pendidikan Dakwah adalah para pengurus masjid, musholla, majelis taklim dan lembaga-lembaga keislaman lainnya.
  2. Para aktivis muslim dari berbagai kelompok organisasi keislaman dan kemasyarakatan, tanpa membedakan aliran dan paham.
  3. Para pengurus Pembina Rohani Islam di Instansi baik Negeri maupun swasta.

Program

Posted by admin | 2 Program | Monday 5 April 2010 9:35 am

ROGRAM PENDIDIKAN DAKWAH

A. PROGRAM PENDIDIKAN DAKWAH

  1. Program pendidikan dakwah menggunakan sistem paket, setiap satu paket terdiri dari satu marhalah ( tingkat ) dengan kurikulum dan silabus yang telah ditentukan
  2. Pendidikan dakwah ditempuh selama empat tingkat (marhalah) dan setiap tingkat dilaksanakan selama sepuluh bulan.
  3. Pelaksanaan pendidikan dakwah dimulai bulan syawal, belajar efektif pada bulan Dzul Qo’dah sampai dengan bulan Sya’ban.
  4. Pendidikan Dakwah dikelola secara profesional.
  5. Ujian pendidikan dakwah dilaksanakan dua kali pada setiap tingkat yaitu bulan Rabiul Awal ( midle test ) dan bulan sya’ban ( Final Test ), dan setiap mahasiswa akan diberikan buku laporan prestasi akademik.
  6. Pada setiap akhir tahun dilaksanakan haflah ( bulan sya’ban ) sebagai kenaikan tingkat .
  7. Mahasiswa pendidikan Dakwah tingkat IV diadakan munaqosah dan bagi yang lulus berhak mendapatkan ijasah dan mengikuti wisuda.
  8. Lulusan Pendidikan Dakwah setara dengan program Diploma II yang dapat melanjutkan pada  jenjang pendidikan  strata I Fakultas Dakwah.

B. PROGRAM ALUMNI PENDIDIKAN DAKWAH

  1. Pembinaan alumni pendidikan dakwah dilaksanakan secara Rutin dan terprogram
  2. Adanya program pelajaran khususnya bagi alumni Pendidikan Dakwah
  3. Alumni Pendidikan Dakwah di kondisikan untuk menjadi aktifis dakwah di masyarakat
  4. Alumni Pendidikan Dakwah di dorong untuk dapat mengelola Majelis Taklim, masjid atau mushollah di lingkungannya.
  5. Alumni Pendidikan Dakwah di jadikan rekrutmen mahasiswa Pendidikan Dakwah
  6. Alumni pendidikan Dakwah tetap menjadi bagian keluarga besar Ar-Risalah.

JENJANG DAN WAKTU BELAJAR

  1. Setiap tingkat ditempuh selama sepuluh bulan mulai bulan Dzulqo’dah sampai bulan sya’ban.
  2. Setiap tingkat dilaksanakan dua kali evaluasi yaitu pada bulan Rabi’ul awal dan bulan sya’ban.
  3. Setiap akhir tahun pelajaran diadakan kenaikan tingkat dan wisuda bagi lulusan tingkat IV.
  4. Bagi peserta yang telah lulus dapat melanjutkan kuliah di IPRIJA – Jakarta.
  5. Untuk peserta pria belajar malam hari pukul 19:00 s/d 22:00 WIB. Peserta wanita pagi hari pukul 09:00 s/d 11:00 Wib, dan siang hari pukul 14:00 s/d 16:00 Wib.

PROGRAM PENGAJARAN

Tingkat I (Satu)
1.    Al-Qur’an Murattal.
2.    Miftahul khitobah I.
3.    Materi da’wah I.
4.    Retorika Da’wah.
5.    Fiqhud da’wah.
6.    Praktikum.

Tingkat II (Dua)
1.    Al-Qur’an Murattal.
2.    Miftahul khitobah II.
3.    Materi da’wah II.
4.    Metologi da’wah.
5.    Fiqhud da’wah.
6.    Praktikum.

Tingkat III (Tiga)
1.    Materi Da’wah III
2.    Psikologi Da’wah
3.    Manajemen Majlis Ta’lim
4.    Manajemen Masjid
5.    Praktikum Da,wah

Tingkat IV (Empat)
1.    Materi Da’wah IV
2.    Tafsir ayat-ayat Da’wah
3.    Manajemen Da;wah
4.    Sosiologi Da’wah
5.    Praktikum Da’wah di masyarakat

Dosen

Posted by admin | 3 Dosen | Monday 5 April 2010 7:59 am

KUALIFIKASI DOSEN

Dosen – dosen di pendidikan Dakwah Ar-Risalah adalah para Da’i dan Da’iyah yang telah berpengalaman. Mereka Alumni Pondok Pesantren dan Peguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta yang terkenal di Indonesia. Mereka adalah para Da’i dan Da’iyah yang komitmen mengembangkan dan menggerakan Dakwah untuk mensyiarkan ajaran Islam.

TIM DOSEN

  1. K.H.Drs.M. Chozin Machmud, MM
  2. K.H. Burhanudin latif, Bc. Hk
  3. Drs. H. Abdul Rasyid, MA
  4. Ust. Fajrul Munir, S.Pd.I, M. MPd
  5. Ust. Faridin Imron Rosyadi, MA
  6. Ust. Agus Suyani, S.Ag, M.Pd
  7. Usth. Hj. Nurjanah, S.Pd.I
  8. Ust. Slamet Taufik, S. Sos. I
  9. Usth. Hj. Halimah, S.Pd.I, M.Pd
  10. Ust. M. Mukhlish S. Pd.I
  11. Ust. A. Firiansyah S. Pd.I
  12. Ust. Abdul Manaf, S.Pd.I
  13. Ust. Hasan Basri
  14. Drs. Mukroni AB, MA
  15. Ust Deden Hidayat S. Pd.I

Pendaftaran

Posted by admin | 4 Pendaftaran | Wednesday 10 March 2010 3:36 pm

PENDIDIKAN DAKWAH AR-RISALAH
MENERIMA MAHASISWA BARU
TAHUN PELAJARAN 2013 – 2014

Yayasan Ar-Risalah yang istiqamah dalam gerakan dakwah, kembali membuka pendaftaran Mahasiswa baru Pendidikan Dakwah, tahun pelajaran 2013 – 2014, dengan ketentuan umum sebagai berikut :

1.    PERSYARATAN
a.    Laki-laki / Perempuan, minimal berusia 18 tahun.
b.    Mengisi formulir yang telah disediakan
c.    Menyerahkan pas foto 3 x 4 sebanyak 2 lembar.
d.    Membayar uang pendaftaran sebesar RP. 100.000

2.    WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
Pendaftaran dimulai bulan Agustus 2013 s/d bulan September 2013. Di kantor yayasan Ar-Risalah mulai pukul 08.00 s/d 17.00

3.    WAKTU BELAJAR
a.    Untuk kaum Bapak setiap hari Sabtu malam Ahad dan Ahad malam Senin, pukul 19.00 s/d 22.00 WIB.
b.    Untuk kaum ibu setiap hari senin dan sabtu pagi pukul 09.00 s/d 11.00 WIB dan siang pulul 14.00 – 16.00 WIB

MENCIPTAKAN KADER DA’I YANG BERKUALITAS